Rabu, 14 November 2018

Bingkai Foto Dari Kardus

Bingkai Foto Dari Kardus

Cara Membuat Kerajinan Tangan Dari Kardus Yang Menghasilkan Uang


Kerajinan Tangan Membuat Bingkai Foto dari Kardus - Kerajinan Tangan | Membuat kerajinan barang bekas memanglah banyak manfaat dan keuntunganya, bingkai foto dari kardus misalnya. Selain untuk melindungi lingkungan, kita dapat juga mengasah keterampilan kita. Kardus bekas umumnya dibuang atau dibakar lantaran bakal dapat mengganggu pemandangan. maka dari itulah mari gunakan kardus bekas jadi kerajinan yang cantik serta unik dalam bentuk bingkai foto dari kardus. Berikut ini adalah langkah pembuatanya.

Alat dan Bahan Pembuatan Kerajinan Tangan Bingkai Foto dari Kardus :

  1. Kardus bekas 
  2. Lem 
  3. Kertas kado 
  4. Gunting 
  5. Cutter 


Langkah dan Pembuatan Kerajinan Tangan Bingkai Foto dari Kardus :

  • Pertama kita mesti gunting dahulu kardus dengan bentuk persegi panjang, atau samain saja sama ukuran photo yang ingin di tempel. kemudian rapihkan menggunakan cutter agar alus.
  • Sesudah yakin serta cocok, saat ini kita bungkus gunakan kertas kado.
  • Kemudian buat lagi 5 kardus yang memiliki bentuk persegi panjang (atas, bawah, kanan, kiri), lalu 1 lagi buat menyokong sisi belakang bingkai.
  • Janganlah lupa di sampul juga, agar sesuai
  • Kemudian kita tempel 4 kardus tadi dibagian depan bingkai.
  • Lantas yang 1 lagi tempel dibagian belakang bingkai juga sebagai penyangga.
  • Tunggulah hingga kering. Kemudian jadilah Membuat Bingkai Foto dari Kardus karya kita sendiri, dan tinggal di isi photo.


Kerajinan Tangan Membuat Bingkai Foto dari Kardus


Itulah artikel tentang Membuat Kerajinan Tangan Bingkai Foto dari Kardus semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca sekalian

Budidaya Ternak Ayam Kate Yang Benar dan Mudah Bagi Pemula

Budidaya Ternak Ayam Kate





Ayam kate atau ayam katai ini merupakan jenis ayam hias yang pertama kali ditemukan oleh pedagang Eropa pada sekitar tahun 1700-an di pelabuhan pulau jawa bernama bantam (Banten).
Karena bentuknya yang mini dan juga lucu, ayan kate lebih banyak digunakan sebagai ayam hias bukan ayam pedaging ataupun ayam petelur. Namun kini populasi ayam kate sudah sangat kecil karena sejak pertama kali ditemukan, ayam kate sudah banyak mengalami persilangan. Salah satu hasil persilangan ayam kate terakhir adalah ayam serama.
Kini mulai banyak orang yang melakukan ternak ayam kate ini, walaupun berukuran kecil ayam ini dapat mencapai harga sekitar 200 ribu per ekor dan apabila masih anakan yang berumur 1-4 bulan harganya dapat mencapai 30-60 ribu. Dengan harga yang cukup tinggi tak heran banyak orang tergiur untuk melakukan ternak atau budidaya ayam kate ini untuk di jadikan sebagai usaha mereka. Berikut adalah cara budidaya ayam kate atau ternak ayam kate :
1. Pemilihan Indukan Ayam Kate
Memilih indukan sangatlah penting karena akan menentukan hasil ternak. Pilihlah indukan yang sehat dan bebas dari penyakit. Selain itu berikut adalah syarat indukan yang baik :
  • Untuk indukan jantan pilihlah jantan yang gagah dengan dada tegak dan kepala hamppir menyentuh bulu ekor, memiliki tingkah yang aktif, jengger pada kepala berwarna merah cerah, bulunya mengkilat dan bersih.
  • Untuk ayam betina pilihlah betina yang berusia sekitar 5 hingga 6 bulan agar masa produksi telur dapat lebih lama dan pilih ayam kate jantan yang telah berumur sekitar 8 bulan hingga 1 tahun agar sperma yang diberikan lebi bagus dan keturunannya berkualitas. Pilihlah ayam yang memiliki postur tubuh bulat gemuk karena berarti ayam siap betelur.
2. Membuat Kandang Ternak Ayam Kate
Kandang untuk ternak ayam kate dapat anda buat dengan menggunakan kayu dan bambu atau yang lainnya. Kandang ternak tersebut dibuat dengan ukuran tinggi sekitar 1 meter agar dapat dibagi 50 x 50 dan untuk luas kandang dapat disesuaikan dengan keinginan anda.
3. Pemeliharaan dan Pemberian Pakan Ayam Kate
Dalam kandang yang telah disiapkan, beri tempat pakan dan juga tempat minum. serain itu kandang diberi sarang untuk meletakkan telur jika ayam kate bertelur. Sarang tersebut dapat dibuat dari jerami padi yang dibulatkan . Jika ayam sedang dalam masa bertelur jangan biarkan kandang lembab karena dapat berakibat ayam menjadi stres dan telur yang dihasilkan tidak jadi anakan.
Pakan yang diberikan untuk ayam kate sama halnya dengan pakan yang diberikan pada ayam bangkok ataupun ayam jawa, pakan yang diberikan dapat berupa kekatul, jagung, konsentrat dan juga pakan tambahan berupa biji-bijian seperti beras merah atau putih atau juga padi. Pemberian pakan tersebut dilakukan sebanyak 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari.

4. Pemanenan Ayam Kate
Ayam kate akan menetas setelah sekitar 21-23 hari pengeraman. Ayam kate dapat anda panen dan anda jual setelah berumur sekitar 1 bulan setelah menetas.
Demikian artikel pembahasan tentangBudidaya Ternak Ayam Kate Yang Benar dan Mudah Bagi Pemula“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa

Cara budidaya ikan neon tetra dengan mudah





BUDIDAYA IKAN NEON
Cara budidaya ikan neon tetra dengan mudah
Cara budidaya ikan neon tetra dengan mudah – Bila kalian merupakan penggemar ikan hias pastinya tahu dengan salah satu jenis ikan hias ini, ya ikan hias neon tetra merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati karena bentuknya yang lucu, ikan ini didatangkan dari Amerika Latin yang penyebarnnya meliputi sistem irigasi sungai Amazon, Brazil. Ikan ini termasuk dalam kategori agresif karena memiliki gerakan yang cukup cepat. Karena banyak yang meminatinya maka ikan ini bisa dijadikan sebuah bisnis yang menguntungkan yaitu dengan cara membudidayakannya, untuk melakukan budidaya ikan neon tetra bisa dibilang tidaklah terlalu susah karena ikan ini termasuk cepat dalam berkembang biak sehingga hasilnya pun semakin cepat didapatkan.
Bila kalian memang ingin mencoba budidaya ikan neon tetra maka kalian harus menyiapkan dan juga mengetahui apa saja yang dibutuhkan dalam proses budidaya ini, diantaranya :

Memilih indukan dan cara membedakannya

Indukan Jantan

  • Memiliki tubuh yang terlihat ramping.
  • Garis warna neon terlihat lurus.
  • Gerakan terlihat lebih lincah dibandingkan dengan yang betina.
  • Bentuk tubuh terlihat agak panjang.

Indukan betina

  • Terlihat bulat pendek.
  • Bagian perutnya terlihat gemuk.
  • Garis warna neon terlihat bengkok.
  • Gerakan tubuhnya terlihat lebih lamban dibandingkan yang jantan.

Mempersiapkan tempat pemijahan

  • Air yang digunakan harus steril dan memiliki sifat asam atau pH lebih kecil dari 6,4.
  • Menyiapkan air hujan yang ditampung dan didiamkan sekitar 1 sampai 2 minggu.
  • Suhunya diataur sekitar 20°C.
  • Tempat yang dipergunakan untuk mengembangbiakkannya dibersihkan terlebih dahulu dan dicuci dengan tawas agar terlihat semakin jernih.
  • Tempat yang digunakan bisa dari aquarium atau kolam dari tembok.
  • Masukkan air hujan yang sudah didiamkan tadi kedalam tempat pemijahan.
  • Tetesi dengan air rendaman kayu asam agar kuman hilang.
  • Setelah ditetesi maka bisa didiamkan selama kurang lebih 2 sampai 3 hari.
  • Masukkan tanaman atau daun-daunan untuk meletakkan telur neon tetra tersebut.

Cara pembenihannya

  • Langkah pertama yang dilakukan adalah memasukkan induk tetra jantan dan betina yang telah dipisahkan terlebih dahulu.
  • Tutuplah tempat tersebut dan bisa diberi lubang cahaya sedikit supaya kita dapat melihat gerak-gerik ikan dalam tempat tersebut.
  • Jika terlihat jantan dan betina pada saling berkejar-kejaran, maka sekitar 3 hari kemudian akan terlihat telur yang menempel pada daun atau akar yang telah disediakan dalam tempat tersebut.
  • Pindahkan induknya tersebut dan tempat itu ditutup dengan kain hitam hingga tidak ada cahaya yang masuk kedalam.
  • Selama kurang lebih 3 hari telur neon tetra tersebut akan menetas.
  • Anakan yang sudah menetas tersebut dapat diberi makanan infusoria yakni bakteri pembusuk pada daun kubis atau kol yang dibusukkan setetes demi tetes.
  • Setelah selama waktu 2 sampai 3 minggu penutup tempat itu sudah boleh dibuka kembali.
  • Kemudian akan terlihat anak ikan tetra berenang kian kemari.
  • Pembenihan tetra ini sebaiknya dilakukan pada tempat yang kondisinya lembab dan dingin agar dalam proses pembenihannya tidak terganggu dan benih tersebut akan tumbuh dengan baik.
Demikianlah informasi tentang budidaya ikan neon tetra, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua walaupun informasi ini mungkin kurang sempurna. Sekian dari saya dan terima kasih.

Rekayasa Penjernihan Air

Teknologi Rekayasa (Engineering Technology) adalah suatu aktivitas profesi di mana ilmu pengetahuan tentang matematika dan ilmu-ilmu alam (fisika) yang diperoleh melalui pendidikan, pengalaman, dan hasil dari praktek penelitian, ditujukan untuk mengembangkan teknologi yang ada agar bermanfaat bagi kepentingan kemanusiaan. Pendidikan Rekayasa teknologi difokuskan terutama pada aspek terapan ilmu pengetahuan dan teknik rekayasa tertentu yang ditujukan untuk mempersiapkan lulusan agar dapat mempaktekkan ilmunya pada bagian spektrum teknologi yang paling dekat dengan perbaikan produk, manufaktur, konstruksi, dan rekayasa fungsi operasional. 

Alat penjernih air sederhana yang akan dijelaskan berikut ini menggunakan arang sekam padi. Perlu kita ketahui, air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap makhluk hidup. Bagi manusia, air selain sebagai sumber minuman juga sebagai penopang aktifitas lainnya. Air menjadi penting untuk kegiatan sehari-hari, mandi, mencuci, dan kebutuhan yang lain.

Di daerah tertentu terkadang air bersih sangat sulit didapatkan. Bukan berarti air bersih tidak ada. Tetapi di sebagian tempat untuk bisa dipakai minum air harus melewati proses penjernihan dahulu.

Alat penjernih air sederhana seperti ini bisa kita buat sendiri. Banyak sekali bahan-bahan yang bisa kita gunakan untuk menjernihkan air secara alami. Misalnya batu, pasir, kerikil, arang sekam padi, ijuk, kapur, tawas, biji kelor dan lain-lain. Kesemuanya itu sangt mudah kita jumpai di sekitar kita.

Salah satu alat penjernih air sederhana yang bisa kita buat sendiri adalah dengan memanfaatkan sekam padi. Sekam padi sangat baik digunakan dalam penyaringan air untuk mendapatkan air bersih. Berikut ini langkah-langkah atau cara pembuatannya:

Bahan dan peralatan penjernih air dengan sekam:
1. Arang sekam padi
2. Ijuk atau sabut kelapa
3. Kerikil
4. Pipa atau selang
5. Drum diameter 40 cm dan tinggi 72 cm
6. Gentong atau drum yang seukuran (gentong lebih baik)

Cara pembuatan Alat penjernih Air Sederhana - Alat penjernihan air ini terdiri atas 2 bagian :
1. Alat bagian pengendapan dibuat dari dari drum dengan lubang keluaran 8 cm dari dasar drum.
2. Alat bagian penyaringan yang dibuat dari gentong atau drum dengan lubang keluaran 5 cm dari dasar.

Penggunaan bagian penyaringan diutamakan memakai gentong atau bahan alami. Pemakaian gentong dapat menurunkan suhu air dan menjadi lebih stabil serta kualitas air yang dihasilkan lebih terasa segar.

Media penyaringan disusun seperti berikut:
- Kerikil pada bagian dasar setebal 2x lubang keluar (10 cm)
- Arang sekam padi setebal 15 cm di atasnya
- Ijuk atau sabut kelapa minimal 20 cm

Alat penjernih air sederhana
Alat penjernih air sederhana
Alat penjernih air sederhana - Proses pengolahan air di dalamnya meliputi 2 tahap:
1. Proses pengendapan
2. Proses penyaringan dengan arang sekam padi yang kira-kira tebalnya 10 cm

Keuntungan menggunakan penyaringan model ini:
1. Dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan keluarga
2. Arang sekam padi mudah didapatkan di pedesaan.
3. Biaya pembuatan yang relatif murah dan ekonomis
4. Hasil penjernihan telah memenuhi syarat kesehatan.
5. Pembuatannya mudah dengan teknologi sederhana

Budidaya Kroto

Hasil gambar untuk kroto

Apa itu kroto? bagi yang belum mengetahuinya kroto adalah campuran telur dan larva yang dihasilkan oleh semut rangrang. Budidaya kroto semakin populer karena harga jual kroto terbilang tinggi, meskipun berfluktuatif.
Jauh sebelum permintaan membludak, kroto didapatkan dari perburuan di alam bebas. Lama kelamaan keberadaan kroto semakin langka. Budidaya kroto dipandang sebagai jalan keluar untuk mendapatkan kroto dalam jumlah banyak dan kontinyu.
Tidak semua jenis semut bisa dibudidayakan dan menghasilkan kroto yang digunakan sebagai pakan burung atau ikan. Semut rangrang yang telah berhasil dibudidayakan secara meluas adalah jenis Oecophylla smaragdina. Habitat semut rangrang ini tersebar mulai dari Asia hingga ke Australia bagian utara. Silahkan baca semut rangrang penghasil kroto.

Persiapan budidaya kroto

Dalam sistem budidaya, semut rangrang bisa hidup dalam sarang buatan. Sarang atau kandang untuk semut rangrang bisa dibuat dari paralon, bambu, toples, dan lain sebagainya. Adapun langkah-langkah persiapan untuk budidaya kroto adalah sebagai berikut:

a. Menyiapkan bibit koloni

Bibit koloni untuk budidaya kroto bisa didapat dari hasil tangkapan di alam atau membelinya dari petani lain. Ada kiat-kiat tersendiri untuk mendapatkan bibit koloni dari alam, yang akan kami uraikan dalam tulisan terpisah.
Bila kesulitan mendapatkan bibit koloni dari alam, kita bisa membeli bibit kroto pada pembudidaya lain. Bibit kroto biasanya dijual dalam kemasan stoples atau botol plastik bening. Harganya cukup mahal, satu botol plastik berukuran 1 liter harganya sekitar 150-200 ribu rupiah.

b. Membuat kandang

Pada kesempatan kali ini kami akan menjabarkan cara membuat kandang kroto menggunakan paralon. Kandang paralon lebih praktis, fleksibel dan mudah perawatannya. Adapun kelebihan dari media paralon adalah sebagai berikut:
  • Membuatnya mudah, tinggal memotong paralon dengan panjang yang sama. Kemudian susun dalam rak, media langsung bisa digunakan.
  • Media tahan lama, bisa untuk 5-10 tahun.
  • Paralon umumnya gelap atau kedap cahaya, namun kedua sisinya terbuka. Lingkungan yang baik bagi semut rangrang yang membutuhkan intensitas cahaya sekitar 0,01-0,06 lm/m2 saja.
  • Karena bentuknya silinder, bila disusun dengan baik posisinya akan saling menguatkan dan tidak mudah berpindah.
  • Lebih mudah dalam pemanenan dan meminimalkan kematian koloni pasca panen. Serta mudah dibersihkan.
Berikut ini tahapan pembuatan kandang untuk budidaya kroto:
  • Buat sebuah rak bersusun 2 tingkat. Rak bisa dibuat dari mambu, kayu atau besi. Ukuran rak disesuaikan dengan ukuran tempat.
  • Letakkan setiap kaki rak di atas wadah plastik, bisa mangkuk atau piring arau potongan kaleng. Berikan air pada wadah tersebut, bisa juga dengan memberikan cairan oli bekas, agar cairan tidak cepat menguap dan kering.
  • Penggenangan kaki-kaki rak dalam cairan tersebut bertujuan untuk menghindari kaburnya koloni semut rangrang. Bagian-bagian rak tidak boleh bersentuhan dengan dinding atau benda lainnya.
  • Pilih paralon berdiameter 12 cm, kemudian potong panjang masing-masing sekitar 50 cm, atau sesuaikan dengan lebar rak.
  • Susun paralon tersebut dalam rak, berikan daun-daunan dalam paralon untuk merangsang semut rangrang membuat sarang. Langkah selanjutnya adalah menebarkan bibit koloni pada kandang tersebut.
Kandang harus diletakkan di tempat yang tenang, jauh dari gangguan. Karena ratu semut membutuhkan ketenangan agar bisa bertelur dengan optimal. Kandang budidaya kroto akan lebih baik bila ditempatkan di ruangan tertutup.

c. Menebarkan bibit koloni

Setelah rak dan pipa paralon untuk kandang selesai disiapkan, langkah selanjutnya adalah meletakkan koloni semut rangrang. Paralon merupakan media budidaya kroto yang sangat praktis. Tidak seperti toples atau media lainnya yang harus dipersiapkan, media paralon cukup disusun diatas rak, langsung bisa digunakan.
Biasanya bibit koloni dijual dalam toples atau dalam botol plastik. Untuk memindahkannya pada media paralon, cukup potong botol plastik atau buka toplesnya dan letakkan di atas tumpukan paralon.
Kemudian sediakan pakan dan air gula di sekitar sarang tersebut. Semut rangrang dengan sendirinya akan berkeliaran dan mulai masuk dalam tumpukan paralon untuk bersarang. Setelah semut kerasan tinggal di kandang, selanjutnya tinggal memberikan perawatan rutin agar koloni menghasilkan kroto dengan maksimal.
Cara praktis budidaya kroto

Pemberian pakan

Jenis-jenis pakan budidaya kroto diantaranya ulat, jangkrik, belalang, cecak dan hewan kecil lainnya. Bisa juga disajikan daging ayam yang telah direbus agar tidak membusuk dan berbau. Atau, berikan tulang-tulangan, pemberian tulang sapi atau kambing harus dipecahkan sampai sumsumnya keluar. Pakan tersebut berfungsi sebagai asupan protein dan lemak bagi kroto.
Selain protein, budidaya kroto membutuhkan sumber gula. Di alam, semut rangrang mendapatkan asupan karbohidrat dari gula, biasanya berupa nektar yang dihasilkan kutu daun seperti aphid. Dalam budidaya kroto karbohidrat disediakan dengan memberikan gula pasir yang dilarutkan dalam air.
Cara memberi makan koloni semut rangrang adalah sebagai berikut:
  • Gunakan tatakan, bisa dari piring plastik atau wadah lain yang bentuknya ceper. Letakan bahan makanan dalam wadah tersebut, misalnya ulat hongkong, belatung, daging ayam atau tulang belulang. Wadah diletakkan pada rak disamping sarang semut.
  • Apabila menggunakan pakan hidup yang bisa melompat, misalnya jangkrik. Hendaknya lumpuhkan terlebih dahulu agar tidak kabur. Atau bisa juga dimasukkan langsung pada sarang semut.
  • Sebagai sumber gula, gunakan tatakan kecil untuk tempat air yang telah dicampur dengan gula pasir. Larutkan 1-2 sendok gula pasir pada sekitar 200 ml air bersih. Biasanya air larutan gula akan habis dalam 2-3 hari, tergantung pada jumlah koloni.
Cara praktis budidaya kroto

Pemanenan kroto

Kapan kroto mulai bisa dipanen? jawabannya, secara teoritis telur semut rangrang mempunyai daur 15-20 hari. Mulai dari telur-larva-hingga menjadi semut. Pemanenan bisa dilakukan setelah sarang semut terlihat penuh dengan telur atau kroto yang berwarna putih. Pada media atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari.
Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6 bulan pertama tidak dipanen terlebih dahulu. Kemudian setelah 6 bulan, pemanenan bisa dilakukan 2 kali setiap bulannya. Atau bisa diatur menjadi setiap hari dengan mengkombinasikan jumlah sarang dan siklus panen.
Tahap melakukan pemanenan adalah sebagai berikut:
  • Siapkan wadah berupa baskom atau ember plastik.
  • Siapkan juga saringan dari kawat ram, letakkan dalam baskom tersebut.
  • Gunakan sarung tangan karet untuk menghindari gigitan semut.
  • Ambil media atau sarang dan tumpahkan isinya ke dalam baskom yang sudah diberi saringan kawat ram. Kroto akan jatuh ke dasar baskom sedangkan semutnya akan tersaring.
  • Bersihkan media paralon dan letakkan kembali kawat ram yang berisi semut pada rak.